Pagi-pagi ada yang teriak, “Email klien kok belum sampai-sampai sih?“, salah satu dari Account Manager (Mrs. AM) menanyakan kepada orang IT (Mr. IT) mengapa hal tersebut bisa terjadi, dan Mr. IT tersebut menjawab, “Berapa besar file size yang dikirimkan?“. Mrs. AM dengan tegas menjawab, “Hanya 4 mb kok“. Mr. IT menanyakan kembali, “Berapa orang yang diforward dengan email tersebut?“. Dan Mrs. AM menjawab dengan merasa yakin, “ke 4 orang, memang ada masalah dengan internet kita atau jaringan kita sih? (dengan nada sinis)..”
Seringkah mengalami hal ini? bentrok antar divisi IT hanya persoalan yang seperti ini, yuks kita break down permasalahannya case by case. Kita mulai dengan proses email terjadi, jika melihat dari masalah diatas adalah Mrs. AM mengirim file melalui email sebesar 4 mb dan di forward kembali ke 4 orang, yang berarti email yang dikirimkan secara bersamaan sebesar 4×4=16 mb. Hal ini menyebabkan lalu lintas internet mengalami traffic yang cukup padat belum lagi jika pada saat itu ada yang melakukan download file seperti image sebesar 10 mb ada juga yang membuka video di YouTube, ada juga yang mendengarkan music melalui streaming, belum lagi internetnya lagi down, pekerjaan numpuk membuat kepala mau pecah dan yang lain-lain. Kondisi ini menyebabkan email yang dikirim tadi mengalami Queueing (antrian di lalu lintas internet) dan perlu bersabar untuk email tersebut dapat terkirimkan.
Kalau diurut masalahnya, bukan pada koneksi internetnya, bukan karena teknologinya tidak canggih, seperti Email Server, Microsoft OutLook, Webmail dan lain-lain, tetapi pada perilaku dalam menggunakan email. Yang kita ketahui bahwa Email adalah sebagai jembatan antara klien dan kita dalam berkomunikasi, transfer data dan lain-lain. Tetapi jika penggunaan email tersebut dilucuti sesuai dengan kemauan kita hal diatas akan selalu terjadi. Untuk mengantisipasi hal tersebut terjadi diperlukan solusi yaitu baik dalam perilaku dan juga web aplikasi yang digunakan. Web aplikasi tersebut disebut dengan Web Project Management dan Collaboration Tools. Keuntungan menggunakan Web Project Management dan Collaboration Tools adalah:
Kolaborasi menjadi lebih interaktif dalam satu tempat
Tracking project report yang setiap bulannya harus didata, dengan web aplikasi ini sudah tersusun dengan baik.
File data berupa, dokumen (.doc, .xls, .pdf, dll), gambar (.jpg, .tiff, .psd dll), file kompresi (.zip) dan file-file yang lain dapat terkumpul menjadi satu wadah (file terorganisasi dengan baik).
Email sebagai arsip, pengingat ataupun pemberitahuan bahwa ada diskusi dalam web aplikasi tersebut.
Dapat dibuka melalui smartphone ataupun via web.
Mengatur jadwal meeting.
Memantau project milestone.
Tersinkronisasi dengan alamat email, telephone number dan juga social media.
Dapat mengirimkan informasi secara private ataupun diskusi private tanpa member yang lain mengetahui.
Dan lain-lain
Web aplikasi Web Project Management dan Collaboration Tools ini meliputi banyak fungsi dan kegunaan masing-masing, ada yang hanya khusus ditujukan untuk kolaborasi yang interaktif antar departement/divisi ada juga antar klien. Web aplikasi ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan yang tujuannya untuk mempermudah cara kerja dan segala mengorganisasikan data, project report, komunikasi dengan baik. Contoh Web aplikasi untuk Web Project Management dan Collaboration Tools ini, dapat dilihat dan patut dicoba (demo/trial) dibawah ini:
Diatas adalah kumpulan dari berbagai source tentang web apliksai Project Management dan Collaboration Tools. Apakah ada yang kurang, jika kurang share with us
Dikarenakan sudah nyaman dengan Twitter, biasanya jarang sekali membuat account baru di Google Buzz. Google Buzz sampai saat ini masih belum maksimal dipergunakan dibandingkan dengan Twitter yang sudah menjadi keharusan bagi setiap orang untuk memiliki account di Twitter seperti layaknya tempo hari harus memiliki account di Facebook. Mengapa enggan membuat account baru di Google Buzz? karena masih belum banyak orang yang menggunakan, kesulitan dalam mengenali dan menggunakannya, harus mencari dan memilih teman lagi dan lain sebagainya. Nah, oleh karena itu dibutuhkan aplikasi yang mempermudah untuk mendapatkan teman salah satunya yaitu dengan cara mengimport friendlist yang ada di Twitter kedalam Google Buzz. Tetapi bagaimana caranya? dan seperti apakah aplikasi tersebut?
Tw2buzz adalah web aplikasi yang mempermudah mengimport friendlist di Twitter ke Google Buzz. Karena web aplikasi ini masih beta, maka untuk menggunakannya me-request terlebih dahulu dengan memasukkan alamat email dan setelah itu tunggu beberapa hari untuk di approve oleh Tw2buzz Developernya. Selain itu, tw2buzz juga akan mengeluarkan fb2buzz (Facebook to Buzz) dan ff2buzz (FriendFeed to Buzz).
Apa sih CRM Online itu? CRM (Customer Relationship Management) online adalah suatu strategi bisnis yang menggabungkan proses, sumber daya manusia dan teknologi untuk membantu memantau prospek penjualan hingga memberikan pelayanan dengan memberikan perhatian kepada pelanggan supaya mempunyai dampak loyalitas dan kepuasan kepada pelanggan.
Tujuan dari CRM ini adalah untuk mempelajari kebiasaan, kebutuhan dan perilaku setiap masing-masing pelanggan untuk memberikan pelayanan yang optimal dan membangun serta mempertahankan hubungan. Dibawah ini contoh-contoh web aplikasi yang pernah digunakan.
Jika penasaran dengan web aplikasi yang ada diatas, patut dicoba (demo version). Oke, kalau diberi pertanyaan tentang ‘Sudahkan Perusahaan Anda Menggunakan CRM Online?’ jawabannya sesuaikan dengan target market, objektif bisnis dan tujuan dari CRM yang akan Anda buat. Karena CRM ini merupakan investasi jangka panjang yang banyak manfaatnya. Bagaimana dengan opini Anda? share with us.
Ketika kita sedang berdiskusi di pagi hari sambil breakfast nasi uduk, terucap dari om Dedidonk, “gi, sekarang banyak banyak yah novel ebook, gw beli di toko buku dan beli di online beda harganya, eh sekarang malah banyak yang gratis”. Saya sedang mengunyah nasi uduk dan om Dedidonk berdiri sambil mengambil tempe dimeja dan saya menjawab, “memang banyak, setelah iPad keluar, semua perusahaan mau tidak mau masuk kedalam pasarnya ebook biar dapat market share karena alatnya sudah beredar, dari produk berkualitas sampai yang paling murah sudah keluar tuh”.
Saya menanyakan kembali ke om Dedidonk, “dapat dari mana ebooknya? rapidshare yah?”. Om Dedidonk menjawab dengan santai, “gratis dunk, neh pakai mobiPockect Reader.” Dan dilanjuti dengan penjelasan tentang konten dari novel tersebut oleh om Dedidonk, “gw pernah baca versi Indonesianya sampai setebel ini (menunjukkan ketebelan novel tersebut) dan gw liat yang versi bahasa Inggrisnya sama filmnya beda semuanya yah”.
Dalam percakapan tersebut sering kita alami walaupun mungkin tidak menyadari hal tersebut, tetapi ada insight yang dapat diambil dari percakapan tersebut. Oke, mari kita break down satu persatu dari percakapan tadi. Saat ini pergeseran siklus bisnis sangat terasa sekali, terutama jika merujuk dari percakapan tersebut adalah pembicaraan tentang sebuah novel yang merupakan buku yang kita suka, kita beli, sentuh, baca dan jika selesai membacanya diletakkan di rak buku. Novel tercipta karena ada pengarang, penerbit, distributor dan pembaca.
Setiap pengarang harus memiliki kualitas cerita, penyampaian melalui tulisan serta juga imaginasinya. Penerbit harus memiliki dapur yang handal dan professional dalam membungkus novel tersebut supaya lebih menarik yang secara otomatis bahan baku tersebut yang paling penting adalah kertas. Selanjutnya ketika buku tersebut beredar, maka penerbit memerlukan distributor untuk menjangkau para pembaca supaya dapat memiliki novel tersebut dan terakhir novel tersebut ada di genggaman kita setelah membeli di toko buku.
Jika melihat prosesnya sangatnya kompleks, memerlukan banyak biaya dan tidaklah mudah. Dengan kemajuan teknologi yang terus berkembang, yang mengarahkan dan merubah perilaku menjadi lebih mudah dan efisien. Dan terciptalah yang disebut salah satunya adalah eBook, yaitu buku elektronik yang dapat dilihat melalui komputer atau mobile dengan bantuan mobiPocket Reader. Segala macam isi dan konten pada novel tersebut dimuat dalam bentuk digital yang dapat diunduh secara gratis, baik pada aplikasinya dan juga kontennya tanpa distribusi ataupun mencetaknya. Dengan kehadiran ebook ini, bahwa era digital sudah memasuki secara perlahan kedalam kehidupan kita tanpa disadari dan menjadi habit, Dan kesimpulan pada pagi ini adalah sebagai berikut:
Gratis dan Menyebar. Pola bisnis di internet mengarahkan kepada semua gratis, ada juga berupa layanan donasi atau jika ingin lebih, maka ada proses selanjutnya, yaitu jualan. Memiliki content yang bagus dan ada dimana-mana, tidak berpegangan hanya pada website saja, melainkan di social media, forum, portal dan platform lainnya yang bertujuan agar konsumen dapat meraihnya dengan mudah.
Efisien dan Tahan Lama. Produktifitas di internet tidak banyak memerlukan banyak biaya, hanya memerlukan hosting dan domain name untuk meletakkan produk atau jasa lainnya pada dunia maya. Sedangkan datanya seperti video bisa diletakkan di YouTube / Vimeo / Google Video, pada gambar dapat menggunakan fasilitas Flickr / Picasa, dalam bentuk Word/PDF dapat diletakkan di Slideshare / Google Docs (semua serba Clouds system), seperti pada tulisan sebelumya tentang IMC Online, dan selamanya akan ada di internet, tidak akan pernah usang, kotor ataupun hilang. Dan secara otomatis dengan adanya internet akan memangkas biaya produksi, distribusi dan promosi.
Barang Langka. Buku/Novel/sejenisnya suatu saat nanti akan menjadi barang yang langka, maka jaga dan rawat buku/novel/sejenisnya yang Anda sudah milik sekarang dengan baik-baik karena buku / novel / sejenisnya akan mengarah ke digital.
Unik dan Fresh. Para pengarang harus memiliki ide cerita yang unik, imaginatif dan juga tentunya fresh karena setiap orang dapat menulis, mengekspresikan bakatnya melalui internet dan dapat mempromosikan dirinya sendiri melalui internet tanpa harus melalui penerbit.
Kampanye Global Warming. Dengan gerakan Green kepada seluruh dunia untuk menyelamatkan dunia dari Global Warming, maka perusahaan yang berhubungan dengan bahan bakunya yang menggunakan kertas, harus lebih sigap menangani perubahan ini. Jika tidak mengambil langkah-langkah strategies maka akan menggangu proses pertumbuhan bisnisnya.
Mungkin itu saja yang ada dipikiran saat ini, jika ada pemikiran tentang hal ini akan segera di update atau Anda mempunyai pemikiran yang berbeda, share dengan kami.
Sambil menunggu makan malam sambil browsing dari satu web ke web lainnya dan ke web lainnya lagi, hingga menemukan satu web yang bernama MentionMap. Web ini menampilkan siapa saja yang ada dalam network Twitter Anda, penggunaannya sangat mudah, hanya memasukkan username Twitter Anda, and then kaboom. Dengan adanya web ini, dapat mengenali jalur-jalur network yang terhubung dengan account Twitter Anda.
Twitter adalah sebuah jaringan sosial dengan layanan Microblogging yang memungkinkan pengguna menggunakan pesan teks singkat dengan panjang maksimal 140 karakter.
Hal ini dapat mempengaruhi brand online di search engine terutama di social media khususnya Twitter ini, walaupun hanya sebatas Re-Tweet ataupun memberikan informasi yang bermanfaat dalam konteks yang berhubungan dengan kesukaan/hobby atau yang berhubungan dengan kerjaan di kantor atau hanya memberikan komentar. Twitter hanya sebuah tool, dimana untuk mendapatkan informasi secara realtime dari berbagai expertise hingga blogger diseluruh dunia dalam 1 halaman website (Twitter Timeline).
Kebiasaan yang sering saya lakukan ketika surfing adalah mencari sebuah blog yang berhubungan dengan art, teknologi hingga social media, setelah itu mencari RSS Feed untuk mendapatkan berita/informasi dari blog tersebut untuk secara langsung jika blog tersebut update maka langsung terkirim kedalam email saya, dan tidak lupa untuk following blog tersebut melalui account Twitter blog tersebut. Jadi kita dapat mengetahui informasi tersebut melalui email dan jikalau sedang membuka Twitter, kita juga dapat mengetahui pembicaraan apa saja atau Re-Tweet dari mana saja dan apa saja yang mereka bicarakan.
Makan malam telah tiba, so, kesimpulannya adalah tentukan dan pilihlah network untuk Twitter Anda, agar dapat mendapatkan informasi yang dibutuhkan dalam seketika. Selamat mencoba.
Saat surfing di googling dengan kata kunci motion graphic dan melihat sekilas ada yang unik dan simple dalam proses penggambaran untuk membuat motion dengan berbagai object. Alhasil, inspiratif sekali!, dengan bermodalkan kartoon berwarna yang sebagai teknik green screen. Keylight adalah salah satu plugin dari Adobe After Effect yang powerful untuk penggunaan teknik green screen ini.
Jika ingin mengetahui bagaimana menggunakan teknik green screen ini dapat mengikuti tutorial dari Andrew Kramer, Basic Color Keying
Objective: Memiliki blog sendiri dengan content management system menggunakan administrator dari Wordpress.
Important:Sebelum mengikuti langkah-langkah dibawah ini, hosting yang digunakan untuk membuat blog ini menggunakan hosting dari Masterwebnet.com dan juga namadomain.com dibawah ini adalah nama bukan sebenarnya hanya sebagai contoh, namadomain ini adalah nama domain website Anda.
Langkah-langkahnya, sebagai berikut:
1. Login Web Admin hosting Masterwebnet.com, www.namadomain.com/spanel
2. Pilih Domain –> Subdomain
3. Menambahkan subdomain dengan klik Tambah Subdomain
4. Tulis dalam blank putih nama untuk blog Anda, disini diberikan contoh adalah blog. Nama ini yang akan menjadi alamat pada blog Anda, seperti; blog.namadomain.com. Sesudah itu klik tombol Tambah.
5. Setelah subdomain Anda sudah jadi, selanjutnya klik Setting. Pada menu setting checklist Tidak pada opsi Perbaiki/reset permission file-file secara berkala, setelah itu klik tombol Perbarui. Buka Buat php.ini pada opsi php.ini tersendiri. Pada tampilan Buat php.ini, edit script dengan menghilangkan tanda [;] pada extension=gd.so, dan jangan lupa disimpan dengan menekan tombol Simpan, seperti gambar dibawah ini;
6. Sesudah membuat subdomain lanjut membuat databasenya dengan klik Database –> MySQL, klik Tambah database dan mengisi form pada tambah database.
Pada nama database akan terdapat angka, contoh disini h50962_ dan ditambahkan dengan nama blog/nama unik, contoh disini h50962_blog. Begitu juga dengan nama user database-nya (harap nama ini diingat/dituliskan di notepad untuk digunakan pada step selanjutnya).
Setelah itu masukan sandi (masukan text dan angka untuk memperkuat kata sandi). Ganti karakter pada Set karakter default menjadi utf8 dan juga ganti Kolasi default menjadi utf8_unicode_ci.
Contoh seperti gambar dibawah ini;
7. Klik File –> Install, checklist pada wordpress-2.9.2.tar.gz dan klik tombol Kopi
8. Klik File –> Kelola File, klik sites –> blog.namadomain.com –> www –> Paste (disini) dan kemudian di klik Ekstrak –> Submit Query
9. Delete file wordpress-2.9.2.tar.gz, klik folder wordpress-2.9.2.tar.gz, select all seluruh file yang didalam folder tersebut kemudian klik tombol Cut, balik ke menu yang tadi kemudian Paste. Delete folder wordpress-2.9.2.tar.gz.
10. Edit wp-config-sample.php dengan mengganti nama tersebut dengan wp-config.php. Setelah itu klik Sunting pada wp-config.php. Dibawah ini cara menyunting file wp-config.php
Tulisan yang diblok seperti putyourdbnamehere diganti dengan h50962_blog, usernamehere diganti menjadi h50962_blog, dan yourpasswordhere diganti dengan password yang telag dibuat sebelumnya pada point 6, seperti pada gambar dibawah ini;
Setelah itu pada COPY (ctrl+c)  pada Authentication Unique Keys, https://api.wordpress.org/secret-key/1.1/ dan Paste pada halaman baru. Nanti dari server Wordpress akan mengenerated API tersebut, setelah itu akan muncul code, seperti dibawah ini:
Copy code tersebut, kembali ke halaman sunting, ganti kode yang diblok biru, seperti gambar dibawah ini;
kemudian code yang sudah digenerate Paste (tiban), seperti gambar dibawah ini;
11. Well Done!, oke selanjutnya check blog Anda dengan mengetik, http://blog.namadomain.com, masukin Blog Title dan Your Email dan klik tombol Install WordPress.
12. Success!, setelah itu copy Password (paste di notepad untuk memudahkan pengisian ulang distep terakhir).
13. Nicely Done. Anda telah berhasil menginstall WordPress pada server Anda, masukan Username dan Password (copy password di notepad dan paste di kolom password pada login WordPress) –> Login.
Jika ada yang kurang jelas, please shared with us.
Pada kesempatan ini masih mengulas tentang single page pada halaman website, yang sebelumnya pernah memberikan sample untuk tampilan Vertical Site. Dan kali ini memberikan sample beberapa website single page yang menggunakan tampilan Horizontal Site.