Saya yakin Anda sangat tertarik dengan Augmented Reality yang memungkinkan cara yang mudah dan menakjubkan untuk mengintegrasikan koknten Digital di dunia nyata, dan mungkin anda bertanya-tanya tentang bagaimana cara mengoperasikannya. Untuk itu, Saya akan memberikan tips tentang cara sederhana menggunakan Augmented Reality ini.
Hal-hal yang dibutuhkan adalah :
Komputer dengan fasilitas Webcam
Google Sketchup 7,(don’t worry it’s free!!) anda dapat dengan mudah membuat model 3D dengan tool gratis dari Google ini.
Augmented Reality Plugin (Free Trial Version). Karena plugin ini free, anda hanya dapat menggunakannya selama 30 detik.
Langkah-langkahnya :
Install Google Sketchup 7 dan Augmented Reality Plugin (ARMedia) yang telah anda download. Namun setelah ARmedia terinstall, ARmedia tidak akan langsung menjadi plugin pada Google Sktechup, anda perlu mengkonfigurasikannya terlebih dahulu. Dengan cara, klik Configure pada ARmedia, kemudian buka file pada direktori C:\Program Files\Google\Google Sktechup 7\Plugin, setelah itu buka Google Sketchup Anda, dan Anda akan melihat logo ARmedia telah menjadi plugin pada Google Sketchup.
Sekarang silahkan membuat model 3D dengan Google Sketchup. Setelah itu print marker ARmedia ini, pastikan webcam anda telah terpasang dengan baik, kemudian arahkan marker kearah webcam anda. setelah itu anda akan melihat model 3D Augmented Reality pada monitor anda. Mudah bukan?!
ARsights
Mungkin Anda agak kecewa karena ARmedia plugin hanya dapat digunakan selama 30 detik saja. Jangan khawatir, Anda dapat mencoba ARsights. ARsights tidak jauh berbeda dengan ARmedia plugin, namun dengan menggunakan ARsights Anda dapat menggunakannya selama mungkin yang anda inginkan. Dengan ARsights Anda dapat melihat model 3D Google Earth pada desktop Anda, dan juga model 3D bangunan terkenal seperti Menara Eiffel, Piramida, Twin Tower dll.
Setelah menonton film Iron Man 2, saya sangat terkagum melihat teknologi yang dimiliki oleh Iron Man dan timbul pertanyaan dibenak saya, Apakah masa depan seperti itu? atau hanya trick visual effect belaka dalam film tersebut?. Jika merujuk dari segi pembuatan film tersebut, sudah tentu film tersebut tidak lepas dari visual effect yang sangat detail dan tidak luput dari teknologi 3D Animasi. Tetapi selain itu apakah teknologi yang ditampilkan dalam film tersebut dalam kenyataannya bener2 ada?
Jika ingin mencoba seperti gambar diatas klikdisini, yang terlebih dahulu install plugin AR pada Firefox
Yuks, kita cermati terlebih dahulu, yang kita ketahui perkembangan teknologi seperti pada mobile device yang setiap tahunnya mengalami perubahan yang sangat cepat, dari yang hanya sebagai komunikasi melalui voice dan SMS, hingga koneksi internet yang sudah menjadi basic standard pada setiap mobile device. Teknologi internet yang dahulu menggunakan kabel hingga wireless, bebas sesukanya koneksi dengan internet.
Teknologi yang sedang trend saat ini adalah teknologi touchscreen, seperti pada semua smartphone, seperti Blackberry, iPhone, Android dan lain-lain. Dan juga tidak kalah pentingnya baru – baru ini telah keluar teknologi eBook reader, seperti iPad dari Apple, Kindle eBook dari Amazon dan lain-lain yang sudah merambah kepada kemampuan multitasking dan interaktif pada interface-nya.
Pada kemajuan di perangkat lunak (software) terjadi perang OS (Operating System) yang pada era 90′an OS untuk PC (Personal Computer), seperti Linux, Windows dan Mac hingga sekarang berubah ke perang OS untuk smartphone, seperti Blackberry, Android, iPhone, Nokia dan lain-lain. Perubahan-perubahan tersebut mengarah kepada pemakaian secara individu secara maksimal.
Oke, setelah dicermati apa hubungannya dengan semua ini, kemajuan teknologi satu sama lain saling mengikat untuk mengarah kesempurnaan, kompleksitas menuju simplify. Dan dibawah ini salah satu teknologi yang terus dikembangkan yang sudah cukup lama diimpikan, yaitu Augmented Reality.
Apa sih teknologi Augmented Reality ini?
Disamping perkembangan dalam mobile device disatu sisi lain, ada teknologi yang disebut dengan Augmented Reality (AR), yaitu penggabungan antara dunia virtual dan nyata yang berinteraksi dalam 3D secara realtime yang menggunakan internet. Perangkat yang digunakan untuk mencoba teknologi ini, hanya sebuah kamera dan koneksi internet.
Apakah di Indonesia sudah menggunakan teknologi ini? Di Indonesia yang telah mencoba teknologi Augmented Reality adalah Teh Sosro (see on: YouTube), Kompas (see on: YouTube) dan LA. Lights (Marker). Walaupun masih tergolong dini teknologi ini difungsikan, tetapi teknologi ini kemungkinan dapat diimplementasikan kedalam berbagai fungsi, seperti untuk proses edukasi, presentasi prototype, informasi lokasi, games dan lain-lain.
Merujuk dari perkataan Carl Jung (salah satu psikologi dari Swiss) pernah mengatakan Your Perception is Your Projection, yang mempunyai makna, apa yang digambarkan oleh alam pikiran kita terutama alam bawah sadar (Unconscious Mind) merupakan proyeksi yang akan terwujud dimasa depan. Hal ini memungkinkan apa yang telah digambarkan pada film Iron Man, suatu saat dikemudian hari entah tahun depan atau 10 tahun kedepan teknologi tersebut akan terealisasi.
So, bagaimana dengan Anda? ada pemikiran yang lain? Ide yang lain? informasi yang lain? Share with us
Setelah makan siang selesai, salah satu teman memanggil, “gia, kemari deh, coba lihat ada TV di web”, sahut Tugiman (yang biasa dipanggil akrab dengan Thoge). Saya penasaran untuk melihat, saya membalas dengan berkata, “Paling hanya video / cuplikan acara TV yang sudah lama”.
Dan ketika melihat acara TV di web, saya agak sedikit kaget, kok bisa yah dengan memakai internet broadband Sp**dy melihat acara TV dapat secara real time streaming alias Live tidak putus-putus, biasanya yang saya tahu loading streaming lama banget. Saking penasaran saya sinkronkan dengan TV kabel langsung dan tidak beda jauh delay-nya. Untuk buffering streamingnya lumayan cepat dan kita dapat menonton/mengakses 5 station TV, seperti; RCTI, TRANS, SCTV, GLOBAL dan Mivo.TV secara random.
Selain itu saya coba menggunakan Blackberry untuk membuka Mivo.TV tersebut, dan alhasil lumayan bagus (tidak putus-putus) walaupun hanya delay beberapa second dengan yang ada di internet dengan menggunakan wifi Sp**dy untuk jaringan internetnya, tetapi disaat menggunakan salah satu provider seluler tidak dapat sama sekali atau error, dan sayangnya hanya acara Mivo TV saja
TV online yang saya maksud diatas adalah Mivo.tv yaitu salah satu penyedia dedicated server yang memberikan sample bahwa jaringannya stabil dalam streaming dengan menghadirkan TV Live streaming di online. Dengan melihat perkembangan internet yang semakin hari semakin baik, ada kemungkinan untuk kedepannya, TV online ini akan mewabah dan menjadi trend. Dan tentu saja untuk para pemain jaringan seluler menjadi sebuah peluang bisnis untuk mengoptimalkan jaringannya agar TV online dapat terealisasi di smartphone.
Bagaimana menurut Anda ada contoh yang lain? silahkan check dan share pengalaman Anda dengan kami.