Posted by giajosie »
Add Comment »
Social media tahun ini mulai menurun jumlah aktivitasnya, yang biasanya setiap hari memandangi Facebook dan Twitter, lambat laun mulai merasa kebosanan, karena hanya melakukan aktivitas seperti, upload image, share post, comment kepada sesama, dan lain sebagainya. Hal ini karena Facebook ataupun Twitter tidak melakukan hal-hal yang kreatif yang signifikan dan terlihat hanya kemasan ataupun systemnya saja yang mengalami perubahan. Berbeda dengan Youtube yang mempunyai ide kreatif, tidak hanya sebagai media video saja, tetapi video yang bisa berinteraktif, berseri, dan lain-lain. Dibawah ini kreasi yang dapat dibuat melalui YouTube, seperti:
Interactive Video
User dapat melakukan interaktif tidak hanya melihat audio video saja, melainkan dapat berinteraksi dengan menggunakan keyboard ataupun mouse, seperti creative campaign di YouTube dibawah ini:
1. YouTube – Expendables

2. YouTube – Le Club

3. YouTube – Intel

4. YouTube – Desperados

Creative Video
Berbeda dengan interactive, creative video ini mengedepankan cerita dari video yang dituangkan secara creative, seperti pada contoh dibawah ini:
1. YouTube – Intel

2. YouTube – T-Shirt

3. YouTube – Samsung Galaxy S

4. YouTube – Microsoft

Thematic Video
Cerita dalam video ini selalu diakhiri dengan sebuah pilhan, dan pilihan tersebut yang akan meneruskan cerita selanjutnya. Terkadang membosankan, kadang juga ada rasa penasaran. Dibawah ini adalah beberapa contoh dari Thematic Video
1. The Treasure Hunt

2. Deliver Me To Hell

3. Different Ending

4. Patcrik Boivin

Ada video yang sama dengan yang diatas, atau ada ide yang lain yang berhubungan dengan YouTube, share ke kami
Posted by giajosie »
Add Comment »
Terkadang sangat menjengkelkan saat membuka Facebook terdapat bermacam-macam barang dagangan yang memenuhi wall kita. Seni berjualan di Facebook yang saya sering lihat adalah mengupload barang jualannya dan men-tag ke relasi teman-teman yang bertujuan jika berminat langsung dapat memesan. Dan ada juga memberikan message yang didalamnya informasi tentang product yang dijual. Teknik semacam ini memang paling mudah diterapkan, tetapi sangat menjengkelkan bagi sebagian orang. Bagaimana menjual di Facebook dengan lebih elegan dalam mempromosikan product-nya?
Threadless adalah salah satu contoh dari sekian banyak seni berjualan di Facebook yang elegan dengan mengintegrasikan fasilitas gratis (free) untuk mempromosikan productnya. Seperti apakah fasilitas gratis (free) tersebut? RSS Feed dan Email Newsletter dari Google Feedbuner, Twitter, Flickr, MySpace, dan lain-lain.
Website:

Facebook:

Facebook Apps (New Teest):

Flickr:

Twitter:

RSS Feed dari Google Feedburner:

MySpace:

Kesimpulan dari contoh seni berjualan ala Threadless ini adalah:
- Mengoptimalkan dan mengintegrasikan informasi via website hingga social media (free) supaya product ada dimana-mana (hukum Google: menyebar).
- Meng-update dan me-maintenance social media tersebut untuk selalu tetap eksis, hal ini bertujuan agar pencarian dalam search engine dapat maksimal.
- Berkomunikasi dan berinteraksi antara brand dan konsumen untuk dapat memahami dan mengetahui insight dari perilaku konsumen terhadap product tersebut.
- Buatlah online campaign yang elegan dalam mengkomunikasikannya (menggabungkan unsur teknologi, art dan branding untuk pencapaian hasil maksimal)
- Selain mengoptimalkan fasilitas yang gratis ini dibutuhkan sumber daya manusia untuk selalu membuat program atau campaign yang selalu berubah agar tidak membosankan dan selalu menampilkan sesuatu yang baru (fresh). Sering sekali ditemukan campaign online dilakukan hanya per 3 bulan aktif dan selanjutnya tidak pernah ada lagi. Sedangkan investasi di online tidak diukur dengan bagusnya online campaign saja pada saat lauching, tetapi karena keberadaan yang menjadikan online branding semakin kuat.
Bagaimana menurut teman-teman ada yang penambahan point dari kesimpulan ini, share with us.
Thanks to Rahman Kuncoro for the inspirations.
Posted by giajosie »
1 Comment »

Apa sajakah Social Media yang Anda miliki? Apakah Anda selalu menggunakannya setiap harinya? pertanyaan ini mungkin sangatlah tidak penting, tetapi jika Anda terjun didalam bisnis online, apakah itu sebuah korporasi / organisasi / perorangan, sudah saatnya perlahan-lahan memahami dunia internet yang kian menjadi sebuah kebutuhan setiap harinya. Karena semakin Anda memperkenalkan diri secara personal / korporasi / organisasi di internet semakin Anda terhubung satu dengan yang lainnya untuk pencapaian aktualisasi diri (Hukum Maslow) pada dunia maya. Aktualisasi diri pada dunia maya lebih cepat menyebar dan tidak perlu memerlukan biaya yang mahal, sangat murah loh.
Memiliki social media seperti Facebook atau Twitter, bukan semata-mata hanya sebatas trend sesaat (latah) ataupun ingin selalu eksis didunia maya, tetapi jika dikelola, diupdate dan dipelihara dengan baik  akan memperkuat brand personal  / korporasi / organisasi Anda dapat diketahui oleh banyak orang. Pemeliharan brand ini yang biasanya kurang dipahami oleh sebagian banyak orang / korporasi / organisasi.
Pemilihan social media pun disesuaikan dengan kebutuhan Anda, sebagai contoh Anda adalah seorang Photographer, yang Anda harus lakukan adalah memiliki sebuah Website (wajib), Blog sebagai bentuk pengekspresian diri melalui tulisan, Facebook sebagai penghubung dengan fans Anda, Twitter sebagai real time update tentang ruang lingkup dunia photographer, Flickr sebagai tempat penyimpanan portfolio Anda, YouTube  sebagai tempat untuk memberikan inspirasi kepada photographer yang lain dalam pemotretan dalam bentuk video (behind the scene) dan lain-lain.
Dalam pemilihan social mediapun harus tetap memilih apa yang paling relevan dengan kebutuhan Anda, misalnya untuk tempat penyimpanan portfolio, Anda dapat menggunakan Flickr / Picasa / deviantART (komunitas visual) / ImageShack / Photobucket atau yang lainnya. Sedangkan untuk tempat penyimpanan dalam bentuk video dapat menggunakan YouTube (streamingnya lebih cepat), Vimeo (khusus untuk komunitas motion graphic), Video Google (terseleksi dengan Google Search) dan lain-lain. Pemilihan dalam social media ini dapat juga sebagai sebuah karakter yang Anda kemas dalam dunia online. Jadikan Anda menjadi sebuah organisasi yang elegan (hukum Facebook).
Setelah Anda sudah memilih social media, langkah selanjutnya adalah dengan memberikan secara real time update menggunakan Twitter untuk dapat memberikan informasi berupa pencerahan, issue, teknik, tips & trick dan lain-lain kepada orang lain dan sesuai dengan ruang lingkup pekerjaan Anda. Dan juga jika memiliki Facebook digunakan secara lebih personal kepada fans-fans Anda, memberikan mereka perhatian dengan berkomunikasi, memberikan solusi, pendapat / opini dan lain-lain.
Jika hal tersebut Anda sudah lakukan, hal yang tidak kalah pentingnya adalah memelihara / menjaganya dengan sebaik-baiknya. Jangan hanya memiliki social media, tetapi tidak dipergunakan sama sekali. Memelihara / menjaga inilah yang membutuhkan kesabaran dan waktu, karena membangun brand personal / korporasi / organisasi membutuhkan waktu. Social media adalah bentuk komunikasi 2 arah yang banyak manfaatnya, setiap social media memiliki kemampuan yang sangat potensial jika digunakan secara efektif, terarah dan tidak memakan biaya sedikitpun.
So, integrasikan website, blog dan social media Anda secara maksimalkan sehingga dapat menyebar dimana-mana (hukum Google: everywhere) yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Bagaimana dengan Anda? ada opini lain? Share with us.
Posted by giajosie »
Add Comment »
Dikarenakan sudah nyaman dengan Twitter, biasanya jarang sekali membuat account baru di Google Buzz. Google Buzz sampai saat ini masih belum maksimal dipergunakan dibandingkan dengan Twitter yang sudah menjadi keharusan bagi setiap orang untuk memiliki account di Twitter seperti layaknya tempo hari harus memiliki account di Facebook. Mengapa enggan membuat account baru di Google Buzz? karena masih belum banyak orang yang menggunakan, kesulitan dalam mengenali dan menggunakannya, harus mencari dan memilih teman lagi dan lain sebagainya. Nah, oleh karena itu dibutuhkan aplikasi yang mempermudah untuk mendapatkan teman salah satunya yaitu dengan cara mengimport friendlist yang ada di Twitter kedalam Google Buzz. Tetapi bagaimana caranya? dan seperti apakah aplikasi tersebut?

Tw2buzz adalah web aplikasi yang mempermudah mengimport friendlist di Twitter ke Google Buzz. Karena web aplikasi ini masih beta, maka untuk menggunakannya me-request terlebih dahulu dengan memasukkan alamat email dan setelah itu tunggu beberapa hari untuk di approve oleh Tw2buzz Developernya. Selain itu, tw2buzz juga akan mengeluarkan fb2buzz (Facebook to Buzz) dan ff2buzz (FriendFeed to Buzz).
Posted by giajosie »
Add Comment »
Sambil menunggu makan malam sambil browsing dari satu web ke web lainnya dan ke web lainnya lagi, hingga menemukan satu web yang bernama MentionMap. Web ini menampilkan siapa saja yang ada dalam network Twitter Anda, penggunaannya sangat mudah, hanya memasukkan username Twitter Anda, and then kaboom. Dengan adanya web ini, dapat mengenali jalur-jalur network yang terhubung dengan account Twitter Anda.
Twitter adalah sebuah jaringan sosial dengan layanan Microblogging yang memungkinkan pengguna menggunakan pesan teks singkat dengan panjang maksimal 140 karakter.

Hal ini dapat mempengaruhi brand online di search engine terutama di social media khususnya Twitter ini, walaupun hanya sebatas Re-Tweet ataupun memberikan informasi yang bermanfaat dalam konteks yang berhubungan dengan kesukaan/hobby atau yang berhubungan dengan kerjaan di kantor atau hanya memberikan komentar. Twitter hanya sebuah tool, dimana untuk mendapatkan informasi secara realtime dari berbagai expertise hingga blogger diseluruh dunia dalam 1 halaman website (Twitter Timeline).
Kebiasaan yang sering saya lakukan ketika surfing adalah mencari sebuah blog yang berhubungan dengan art, teknologi hingga social media, setelah itu mencari RSS Feed untuk mendapatkan berita/informasi dari blog tersebut untuk secara langsung jika blog tersebut update maka langsung terkirim kedalam email saya, dan tidak lupa untuk following blog tersebut melalui account Twitter blog tersebut. Jadi kita dapat mengetahui informasi tersebut melalui email dan jikalau sedang membuka Twitter, kita juga dapat mengetahui pembicaraan apa saja atau Re-Tweet dari mana saja dan apa saja yang mereka bicarakan.
Makan malam telah tiba, so, kesimpulannya adalah tentukan dan pilihlah network untuk Twitter Anda, agar dapat mendapatkan informasi yang dibutuhkan dalam seketika. Selamat mencoba.