Untuk menambahkan subtitle ke DVD, hanya menggunakan 4 aplikasi saja. Sebelum membicarakan lebih detail, terlebih dahulu mengetahui alur topologinya, yang antara lain:
Meng-convert DVD menjadi format video MP4 (rekomendasi format untuk kualitas convert video) –> Xilisoft DVD to iPhone Converter 5
Setelah itu membuat teks subtitlenya yang disesuaikan dengan timeline. –> Studio Workshop 4
Dan terakhir menggabungkan video yang sudah di convert dengan subtitle yang sudah dalam bentuk format subtitle (.srt), kedalam aplikasi yang dapat menggabungkan subtitle dengan videonya –> ConvertXtoDVD4
Hasil dari penggabungan tersebut sudah siap untuk di Burn –> Nero Burning.
Alur proses yang telah dijelaskan diatas adalah cara yang paling mudah dilakukan dibandingkan dengan berbagai cara yang ada di internet. Setelah mengetahui alur tersebut, maka dibawah ini akan dijelaskan detailnya.
[Langkah Pertama]
Buka aplikasi Xilisoft DVD to iPhone Converter 5 dan masukkan DVD yang akan diberikan subtitle.
Klik File – Open DVD – [Nama File DVD]
Pilih kualitas video dan audio –> Higher
Pilih format video MP4-MPEG-4 Video (.mp4)
Pilih lokasi untuk tempat penyimpanan hasil video yang telah di convert
Tekan button merah untuk mulai convert
[Langkah Kedua]
Buka aplikasi Studio Workshop 4 untuk membuat subtitle
Klik File – New Subtitle
Klik Video – Open Video.. (masukkan video dari hasil yang sudah diconvert sebelumnya)
Pada point ini adalah untuk mengetahui dan mensinkronisasikan video yang dengan subtitle yang berdasarkan timeline. Untuk men-Pause video ini dengan cara klik pada mouse kiri, dan untuk melanjutkannya dengan meng klik kembali video tersebut dengan mouse kiri.
Ini adalah tempat timeline subtitle yang terdiri dari No. yaitu urutan nomor, Show adalah timeline waktu dari milisecond hingga hour dan ini adalah awal pembicaraan dimulai, Hide adalah akhir dari pembicaraan dan Text adalah subtitlenya.
Ini adalah untuk merubah/mengedit point timeline.
Tempat ini adalah untuk menulis text subtitle.
Save –> pilih format (.srt)
[Langkah Ketiga]
Buka aplikasi ConvertXToDVD untuk membuat menggabungkan video yang sudah ter-convert menjadi MP4 dengan Subtitle (.srt)
File –> Project –> New Project
Klik tanda (+) dan masukan video MP4 yang sudah di convert
Centang beberapa point pada DVD options, yang bertujuan ketika DVD masuk ke DVD player, otomatis akan langsung mulai. Jika ingin ada background gambar pada menu, klik pada Title Menu parameters –> Background video/image.
Masukkan Subtitle dengan cara klik kanan pada mouse dan klik Add Subtitle (masukkan subtitle yang sudah dibuat dalam format (.srt))
Jika sudah selesai semua, maka klik tombol Convert dan setelah selesai maka pilih Cancel (tidak langsung burn)
[Langkah Keempat]
Buka aplikasi Nero Burning, masukkan file yang sudah menjadi format DVD, drag seluruh filenya ke dalam Nero Burning
Jika ada cara lain yang lebih praktis lagi, silahkan dishare dan selamat mencoba.
Banyak cara untuk mengunduh video dari YouTube ataupun Vimeo, tetapi jika download satu per satu mungkin agak menjengkelkan dan belum juga koneksinya yang sering putus-putus, dibawah ini langkah mudah untuk mengunduh video dari YouTube secara simultan.
Cara download multiple video dari YouTube secara simultan:
1. Install dan download aplikasi Xilisoft YouTube Video Converter
2. Buka video dari YouTube, copy link nya, misal: http://www.youtube.com/watch?v=PQGrIsYUm4c
3. Buka aplikasi Xilisoft YouTube Video Converter, New Download –> paste dan Ok
4. Video selanjutnya, silahkan diunduh secara simultan.
Berbeda cara jika mengunduh video dari Vimeo, karena video dari Vimeo merupakan sebagian besar hasil dari portfolio para motion graphic. Cara-cara mengunduhnya, sebagai berikut:
Cara download video dari Vimeo:
1. Install terlebih dahulu QuickTime Pro
2. Buka website, www.keeptube.com
3. Buka video dari Vimeo, copy link nya, misal: http://vimeo.com/2175648
4. Paste di URL box, tunggu beberapa saat dan akan muncul link untuk mendapatkan link dowloadnya pada Download Options.
5. Buka link downloadnya, tunggu beberapa saat hingga video selesai loading, sesudah itu klik tanda panah kebawah pada aplikasi Quicktime, Save As Source.
Selamat mencoba, ada cara yang lebih cepat dan download secara simultan?
Saya yakin Anda sangat tertarik dengan Augmented Reality yang memungkinkan cara yang mudah dan menakjubkan untuk mengintegrasikan koknten Digital di dunia nyata, dan mungkin anda bertanya-tanya tentang bagaimana cara mengoperasikannya. Untuk itu, Saya akan memberikan tips tentang cara sederhana menggunakan Augmented Reality ini.
Hal-hal yang dibutuhkan adalah :
Komputer dengan fasilitas Webcam
Google Sketchup 7,(don’t worry it’s free!!) anda dapat dengan mudah membuat model 3D dengan tool gratis dari Google ini.
Augmented Reality Plugin (Free Trial Version). Karena plugin ini free, anda hanya dapat menggunakannya selama 30 detik.
Langkah-langkahnya :
Install Google Sketchup 7 dan Augmented Reality Plugin (ARMedia) yang telah anda download. Namun setelah ARmedia terinstall, ARmedia tidak akan langsung menjadi plugin pada Google Sktechup, anda perlu mengkonfigurasikannya terlebih dahulu. Dengan cara, klik Configure pada ARmedia, kemudian buka file pada direktori C:\Program Files\Google\Google Sktechup 7\Plugin, setelah itu buka Google Sketchup Anda, dan Anda akan melihat logo ARmedia telah menjadi plugin pada Google Sketchup.
Sekarang silahkan membuat model 3D dengan Google Sketchup. Setelah itu print marker ARmedia ini, pastikan webcam anda telah terpasang dengan baik, kemudian arahkan marker kearah webcam anda. setelah itu anda akan melihat model 3D Augmented Reality pada monitor anda. Mudah bukan?!
ARsights
Mungkin Anda agak kecewa karena ARmedia plugin hanya dapat digunakan selama 30 detik saja. Jangan khawatir, Anda dapat mencoba ARsights. ARsights tidak jauh berbeda dengan ARmedia plugin, namun dengan menggunakan ARsights Anda dapat menggunakannya selama mungkin yang anda inginkan. Dengan ARsights Anda dapat melihat model 3D Google Earth pada desktop Anda, dan juga model 3D bangunan terkenal seperti Menara Eiffel, Piramida, Twin Tower dll.
Objective: Memiliki blog sendiri dengan content management system menggunakan administrator dari Wordpress.
Important:Sebelum mengikuti langkah-langkah dibawah ini, hosting yang digunakan untuk membuat blog ini menggunakan hosting dari Masterwebnet.com dan juga namadomain.com dibawah ini adalah nama bukan sebenarnya hanya sebagai contoh, namadomain ini adalah nama domain website Anda.
Langkah-langkahnya, sebagai berikut:
1. Login Web Admin hosting Masterwebnet.com, www.namadomain.com/spanel
2. Pilih Domain –> Subdomain
3. Menambahkan subdomain dengan klik Tambah Subdomain
4. Tulis dalam blank putih nama untuk blog Anda, disini diberikan contoh adalah blog. Nama ini yang akan menjadi alamat pada blog Anda, seperti; blog.namadomain.com. Sesudah itu klik tombol Tambah.
5. Setelah subdomain Anda sudah jadi, selanjutnya klik Setting. Pada menu setting checklist Tidak pada opsi Perbaiki/reset permission file-file secara berkala, setelah itu klik tombol Perbarui. Buka Buat php.ini pada opsi php.ini tersendiri. Pada tampilan Buat php.ini, edit script dengan menghilangkan tanda [;] pada extension=gd.so, dan jangan lupa disimpan dengan menekan tombol Simpan, seperti gambar dibawah ini;
6. Sesudah membuat subdomain lanjut membuat databasenya dengan klik Database –> MySQL, klik Tambah database dan mengisi form pada tambah database.
Pada nama database akan terdapat angka, contoh disini h50962_ dan ditambahkan dengan nama blog/nama unik, contoh disini h50962_blog. Begitu juga dengan nama user database-nya (harap nama ini diingat/dituliskan di notepad untuk digunakan pada step selanjutnya).
Setelah itu masukan sandi (masukan text dan angka untuk memperkuat kata sandi). Ganti karakter pada Set karakter default menjadi utf8 dan juga ganti Kolasi default menjadi utf8_unicode_ci.
Contoh seperti gambar dibawah ini;
7. Klik File –> Install, checklist pada wordpress-2.9.2.tar.gz dan klik tombol Kopi
8. Klik File –> Kelola File, klik sites –> blog.namadomain.com –> www –> Paste (disini) dan kemudian di klik Ekstrak –> Submit Query
9. Delete file wordpress-2.9.2.tar.gz, klik folder wordpress-2.9.2.tar.gz, select all seluruh file yang didalam folder tersebut kemudian klik tombol Cut, balik ke menu yang tadi kemudian Paste. Delete folder wordpress-2.9.2.tar.gz.
10. Edit wp-config-sample.php dengan mengganti nama tersebut dengan wp-config.php. Setelah itu klik Sunting pada wp-config.php. Dibawah ini cara menyunting file wp-config.php
Tulisan yang diblok seperti putyourdbnamehere diganti dengan h50962_blog, usernamehere diganti menjadi h50962_blog, dan yourpasswordhere diganti dengan password yang telag dibuat sebelumnya pada point 6, seperti pada gambar dibawah ini;
Setelah itu pada COPY (ctrl+c)  pada Authentication Unique Keys, https://api.wordpress.org/secret-key/1.1/ dan Paste pada halaman baru. Nanti dari server Wordpress akan mengenerated API tersebut, setelah itu akan muncul code, seperti dibawah ini:
Copy code tersebut, kembali ke halaman sunting, ganti kode yang diblok biru, seperti gambar dibawah ini;
kemudian code yang sudah digenerate Paste (tiban), seperti gambar dibawah ini;
11. Well Done!, oke selanjutnya check blog Anda dengan mengetik, http://blog.namadomain.com, masukin Blog Title dan Your Email dan klik tombol Install WordPress.
12. Success!, setelah itu copy Password (paste di notepad untuk memudahkan pengisian ulang distep terakhir).
13. Nicely Done. Anda telah berhasil menginstall WordPress pada server Anda, masukan Username dan Password (copy password di notepad dan paste di kolom password pada login WordPress) –> Login.
Jika ada yang kurang jelas, please shared with us.
Dalam mencari customer insight yang biasa kita gunakan adalah melalui pendekatan research Quantitative dan Qualitative berdasarkan data, ada juga dengan pendekatan secara perilaku konsumen setiap harinya dengan menggunakan metode Ethnography dan Netnography. Mencari insight menggunakan metode Ethnography dan Netnography sangatlah unik dan sangat menyenangkan, research ini mengkolaborasikan hasil data dengan persepsi, perilaku dan kebiasaan konsumen setiap harinya. Ilmu tentang Ethnography ini saya pernah dapati sewaktu kuliah S2 di Binus Business School oleh Pakar Ethnography di Indonesia, Amalia Maulana. Sedangkan pada Netnography mencari customer insight menggunakan media internet.
Sebelum mengarah ke objek pembahasan, sebelumnya kami menjelaskan dengan singkat tentang microblogging terlebih dahulu. Microblogging sama halnya dengan penggunaan short message service (SMS), tetapi microblogging ini hanya ada di Internet, bebas biaya dan setiap orang dapat melihatnya. Twitter merupakan microblogging yang sangat populer sekarang ini. Penggunaan Twitter di Indonesia sangatlah berbeda dengan penggunaan Twitter di luar Indonesia. Twitter di luar Indonesia digunakan sebagai sharing informasi secara real time, informasi tersebut bisa berupa berita yang update, issue yang terjadi, teknologi yang sedang berkembang dan lain-lain yang disampaikan melalui 140 karakter. Sedangkan penggunaan Twitter di Indonesia hanya sebatas status update yang sama hal dengan status yang ada di Facebook.
Banyak hal – hal yang tidak penting dituangkan kedalam status update pada Twitter, dari kebiasaan, memberikan informasi, curhat, gosip dan lain-lain (campur aduk). Hal tersebut dapat kita manfaatkan untuk mencari customer insight menggunakan media tools ini. Yang terpenting dalam mencari customer insight melalui media tools ini adalah apa-apa saja yang ingin diambil dan diolah dari data yang akan dicari, misal; mencari persepsi konsumen tentang product dengan brand A, atau mencari brand awareness saja, atau mencari tahu perilaku atau kebiasaan konsumen dan lain-lain (tentukan objectivenya).
Twitter Search adalah suatu tools untuk mencari kata kunci secara real time, Dibawah ini hasil pencarian dengan kata kunci Indomie dengan menggunakan fasilitas tersebut. (penggunaan brand Indomie hanya untuk sample).
Sedangkan jika menggunakan fasilitas Google Search, akan menghasilkan pendekatan yang berbeda, seperti contoh dibawah ini.
Dari contoh diatas, terlihat bahwa Twitter sangat powerful dibandingkan dengan mencari insight di Google Search, tetapi tidak menutup kemungkinan Google Search juga bermanfaat. Oke, kita kembali ke topic, cara mencari insight menggunakan Twitter adalah, mengumpulkan opini dari users, sesudah mendapatkan opini dari users, selanjutnya dikumpulkan terlebih dahulu dan selanjutnya diklasifikasikan menjadi beberapa kategori. Setiap kategori dikelompokkan lagi menjadi 2 kategori plus minus, yaitu Advantages dan Disadvantages. Setelah mengetahui plus dan minusnya, analisis juga competitornya dari indirect dan direct competitor, sesuaikan dengan strategi marketingnya, hubungkan dengan brand activation, kolaborasikan dengan media offline dan online, dan lain-lain.
Dibawah ini hanya beberapa sample dari custumer insight pada Indomie; @adisthiew: indomie goreng pedas telor sosis goreng tabur keju cabe rawit.. sadisnya dirimu menari nari diotakku –> ada peluang untuk membuat Indomie dengan aneka rasa pedas dengan bahan yang alami seperti cabe @IndraPrananda: Sarapan pake indomie kari ayam plus telor, maknyozzzz ) –> sarapan dengan Indomie (perilaku konsumen) @PrissyWaworuntu: Terbangun karna harumnya indomie goreng,, tambah nikmat karna dimasakin suami tercinta –> persepsi konsumen @sipirilla: Ya Tuhan, bau indomie goreng sama indomie kuah itu benar-benar menggoyahkan iman saya –> ini mah lebay ya
Mungkin diatas dapat membantu, jika ada yang kurang jelas akan disambung diepisode selanjutnya, cause it’s time to work!. Ciayoo
Pernahkah Anda mengalami situasi seperti ini; pindah tab dibrowser hanya untuk melihat status Facebook, pindah tab lagi untuk melihat status Twitter, pindah tab lagi untuk melihat email. Hal tersebut sering terjadi bukan?. Bagaimana jika Facebook, Twitter dan Buzz digabung menjadi satu tampilan saja. Solusinya sangat mudah untuk membuat Gmail Anda terintegrasi dengan social media. Langkah mudahnya dapat dijelaskan dibawah ini:
Objective: Memberikan kemudahan dalam mengakses email tanpa harus membebani kapasistas server Anda dengan email perusahaan Anda.
Step by Step:
Ketik, http://gmail.com
Klik Gmail for Organization
Klik Standard pada menu Other Google Apps editions
Klik Get Started
Klik pada Administrator: I own or control this domain, kemudian masukkan nama domain, dibawah ini contoh dari nama domain, setelah itu klik Get Started
Mengisi informasi dan juga crosscheck pada *I understand that if…. Setelah itu dan klik Continue
Membuat email account untuk admin, setelah itu scroll kebawah crosscheck i accept continue with set up
Disarankan untuk memilih pada pilihan; Upload an HTML file… karena akan mudah dalam mengaktivasikannya, setelah itu click Continue
Pada instruksi ini untuk dapat diverifikasi oleh Google, maka copy kode dari Google.
Paste kode Google tersebut ke Notepad
Save menjadi googlehostedservice.html
Setelah itu masuk ke Web Contol Panel/CPanel hosting Anda (contoh CPanel ini menggunakan masterwebnet.com) dengan meletakkan googlehostedservice.html kedalam root domain Anda, Jika sudah dimasukkan, maka kembali ke Dasboard Google dengan klik I’ve completed the steps above.
Anda telah berhasil dalam step ini, untuk mengaktifkan email Anda sesuai dengan domain Anda, maka yang harus Anda lakukan beberapa langkah dibawah ini.
Buka Web Control Panel /CPanel hosting Anda kembali, dengan memilih menu Domain – Kelola Domain dan DNS – pilih Sunting DNS pada alamat domain Anda.
Check kembali ke menu yang tadi, untuk memastikan bahwa Addon-gmail sudah aktif.
Setelah itu, setting untuk alamat email Anda untuk aktifasinya dengan cara klik pada menu Domain – Kelola Subdomain, pilih Setting pada nama domain Anda
Dan ganti MX Primer menjadi MX remote.
Kembali ke Dashboard Google Apps dan klik Active email
Klik I have completed these steps
Selama proses updating sinkronisasikan email Anda dari Google Apps ini ke server Anda, setting alamat email Anda. Google akan memberikan default untuk alamat email Anda, tetapi Anda dapat merubahnya menjadi alamat email yang lebih mudah (contoh; webmail.gclubstudio.org)
Google memberikan alamat default email, sebagai contoh disini http://mail.google.com/a/gclubstudio.org, tetapi Anda dapat merubahnya dengan klik Change URL
Klik pada opsi yang kedua dengan memberikan nama yang unik untuk alamat emailnya. Jika menyewa hosting pada Masterwebnet.com, nama unik seperti MAIL sudah default dari Masterwebnet. Oleh sebab itu memberikan unik name selain mail, disini diberikan contoh menggunakan webmail dan akan menjadi jika ingin membuka email dengan alamat webmail.glcubstudio.org. Setelah itu jangan lupa untuk melanjuti dengan klik Continue >>
Pada step ini Google mempunyai kode untuk CNAME alamat email Anda, dengan cara copy ghs.google.com
Setelah mencopy ghs.google.com tersebut, buka CPanel Anda. Tambah kan record CNAME tersebut kedalam CPanel Anda, klik Domain ïƒ Kelola Domain dan DNS, scroll kebawah isi pada kolom Tambah record CNAME. Jika sudah mengisi jangan lupa klik tombol Tambah record CNAME – tekan tombol Selesai
CNAME Anda berhasil diupdate
Kembali ke Dasboard, dengan menekan tombol I’ve completed these steps.
Anda telah selesai dalam membuat email organization dengan google mail, tunggu beberapa menit, setelah selesai silahkan mencoba dengan alamat email baru Anda, (contoh: webmail.gclubstudio.org). Dibawah ini adalah contoh Login untuk email Anda:
Download Tutor ‘Membuat Email Organization via Google Mail’ via Slideshare