Posts Tagged ‘Google’

27
May

Membuat Augmented Reality dengan Google Sketchup 7

Saya yakin Anda sangat tertarik dengan Augmented Reality yang memungkinkan cara yang mudah dan menakjubkan untuk mengintegrasikan koknten Digital di dunia nyata, dan mungkin anda bertanya-tanya tentang bagaimana cara mengoperasikannya. Untuk itu, Saya akan memberikan tips tentang cara sederhana  menggunakan Augmented Reality ini.

Hal-hal yang dibutuhkan adalah :

  1. Komputer dengan fasilitas Webcam
  2. Google Sketchup 7,(don’t worry it’s free!!) anda dapat dengan mudah membuat model 3D dengan tool gratis dari Google ini.
  3. Augmented Reality Plugin (Free Trial Version). Karena plugin ini free, anda hanya dapat menggunakannya selama 30 detik.

Langkah-langkahnya :

Install Google Sketchup 7 dan Augmented Reality Plugin (ARMedia) yang telah anda download. Namun setelah ARmedia terinstall, ARmedia tidak akan langsung menjadi plugin pada Google Sktechup, anda perlu mengkonfigurasikannya terlebih dahulu. Dengan cara, klik Configure pada ARmedia, kemudian buka file pada direktori C:\Program Files\Google\Google Sktechup 7\Plugin, setelah itu buka Google Sketchup Anda, dan Anda akan melihat logo ARmedia telah menjadi plugin pada Google Sketchup.

Sekarang silahkan membuat model 3D dengan Google Sketchup.  Setelah itu print marker ARmedia ini, pastikan webcam anda telah terpasang dengan baik, kemudian arahkan marker kearah webcam anda. setelah itu anda akan melihat model 3D Augmented Reality pada monitor anda. Mudah bukan?!

ARsights

Mungkin Anda agak kecewa karena ARmedia plugin hanya dapat digunakan selama 30 detik saja. Jangan khawatir, Anda dapat mencoba ARsights. ARsights tidak jauh berbeda dengan ARmedia plugin, namun dengan menggunakan ARsights Anda dapat menggunakannya selama mungkin yang anda inginkan. Dengan ARsights Anda dapat melihat model 3D Google Earth pada desktop Anda, dan juga model 3D bangunan terkenal seperti Menara Eiffel, Piramida, Twin Tower dll.

Selamat berkreasi dan share with us.

9
Apr

Gunakan Social Media Anda Secara Maksimal

Apa sajakah Social Media yang Anda miliki? Apakah Anda selalu menggunakannya setiap harinya? pertanyaan ini mungkin sangatlah tidak penting, tetapi jika Anda terjun didalam bisnis online, apakah itu sebuah korporasi / organisasi / perorangan, sudah saatnya perlahan-lahan memahami dunia internet yang kian menjadi sebuah kebutuhan setiap harinya. Karena semakin Anda memperkenalkan diri secara personal / korporasi / organisasi di internet semakin Anda terhubung satu dengan yang lainnya untuk pencapaian aktualisasi diri (Hukum Maslow) pada dunia maya. Aktualisasi diri pada dunia maya lebih cepat menyebar dan tidak perlu memerlukan biaya yang mahal, sangat murah loh.

Memiliki social media seperti Facebook atau Twitter, bukan semata-mata hanya sebatas trend sesaat (latah) ataupun ingin selalu eksis didunia maya, tetapi jika dikelola, diupdate dan dipelihara dengan baik  akan memperkuat brand personal  / korporasi / organisasi Anda dapat diketahui oleh banyak orang. Pemeliharan brand ini yang biasanya kurang dipahami oleh sebagian banyak orang / korporasi / organisasi.

Pemilihan social media pun disesuaikan dengan kebutuhan Anda, sebagai contoh Anda adalah seorang Photographer, yang Anda harus lakukan adalah memiliki sebuah Website (wajib), Blog sebagai bentuk pengekspresian diri melalui tulisan, Facebook sebagai penghubung dengan fans Anda, Twitter sebagai real time update tentang ruang lingkup dunia photographer, Flickr sebagai tempat penyimpanan portfolio Anda, YouTube  sebagai tempat untuk memberikan inspirasi kepada photographer yang lain dalam pemotretan dalam bentuk video (behind the scene) dan lain-lain.

Dalam pemilihan social mediapun harus tetap memilih apa yang paling relevan dengan kebutuhan Anda, misalnya untuk tempat penyimpanan portfolio, Anda dapat menggunakan Flickr / Picasa / deviantART (komunitas visual) / ImageShack / Photobucket atau yang lainnya. Sedangkan untuk tempat penyimpanan dalam bentuk video dapat menggunakan YouTube (streamingnya lebih cepat), Vimeo (khusus untuk komunitas motion graphic), Video Google (terseleksi dengan Google Search) dan lain-lain. Pemilihan dalam social media ini dapat juga sebagai sebuah karakter yang Anda kemas dalam dunia online. Jadikan Anda menjadi sebuah organisasi yang elegan (hukum Facebook).

Setelah Anda sudah memilih social media, langkah selanjutnya adalah dengan memberikan secara real time update menggunakan Twitter untuk dapat memberikan informasi berupa pencerahan, issue, teknik, tips & trick dan lain-lain kepada orang lain dan sesuai dengan ruang lingkup pekerjaan Anda. Dan juga jika memiliki Facebook digunakan secara lebih personal kepada fans-fans Anda, memberikan mereka perhatian dengan berkomunikasi, memberikan solusi, pendapat / opini dan lain-lain.

Jika hal tersebut Anda sudah lakukan, hal yang tidak kalah pentingnya adalah memelihara / menjaganya dengan sebaik-baiknya. Jangan hanya memiliki social media, tetapi tidak dipergunakan sama sekali. Memelihara / menjaga inilah yang membutuhkan kesabaran dan waktu, karena membangun brand personal / korporasi / organisasi membutuhkan waktu. Social media adalah bentuk komunikasi 2 arah yang banyak manfaatnya, setiap social media memiliki kemampuan yang sangat potensial jika digunakan secara efektif, terarah dan tidak memakan biaya sedikitpun.

So, integrasikan website, blog dan social media Anda secara maksimalkan sehingga dapat menyebar dimana-mana (hukum Google: everywhere) yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Bagaimana dengan Anda? ada opini lain? Share with us.

11
Feb

Google Buzz: Inovasi atau Market Share?

Google Buzz adalah layanan jejaring sosial yang hampir mirip dengan Twitter, tool ini bukan merupakan suatu inovasi melainkan hanya membuat product differentiation dari product Google. Meroketnya jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter yang tiap harinya terus meningkat dalam jumlah yang bergabung dalam sosial tersebut, maka Google merasakan bahwa kekuatan pasarnya terganggu. Dalam kurun hanya hitungan bulan, Google mengeluarkan berbagai tools yang sampai saat ini masih belum terasa impactnya, salah satu product Google adalah Google Wave, yang mempunyai fitur mengintegrasikan dan mengkolaborasikan komunikasi secara realtime.

Konsep strategi Google berbeda dengan Apple yang menetrasi pasar dengan cara terbuka terhadap productnya yang kita dapat dengan mudah mengenali product dari Google. Jikalau ada third party, pastinya sudah diakuisisi oleh Google, seperti Picasa untuk share images, YouTube untuk share videos dan RSS Feed seperti Feedburner sudah menjadi bagian dari Google Feed. Sebelum Feedburner ini diakuisisi oleh Google, Google mengeluarkan product untuk RSS Feed, yaitu Google Reader, tetapi peminatnya kurang dan untuk mengakses Google Reader ini hanya untuk yang mempunyai account Google (lock in). Sedangkan setiap pemain blog memiliki tool untuk RSS Feed menggunakan Feedburner dikarenakan mudah dalam mengoperasikannya, oleh sebab itu Feedburner ini sekarang sudah dimiliki oleh Google. Dengan contoh yang dijelaskan diatas terbukti bahwa Google ingin menguasai semua lini di dunia maya.
Question: Bagaimana strategi Google Reader selanjutnya dengan adanya Feedburner?

Tak kalah hebatnya, semua lini teknologi Google ingin ikut bergabung meramaikannya dengan hadirnya sistem operasi Android dengan merangkul vendor smartphone sebagai uji coba pada OS Android pada smartphone. Setelah berhasil menggandeng vendor smartphone tersebut, lahirlah product pertama Google untuk smartphone yang dikenal dengan Nexus One.
Question: Akankan Nexus One bisa mengalahkan market share Blackberry atau iPhone?

Kalau melihat pergerakan dari product – product yang dikeluarkan secara beruntun ini yang dapat dipantau melalui Google Labs dari Google Blog. Google merasa kagum dengan Facebook yang mempunyai market share social media yang besar. Sedangkan Google lebih tertarik dengan konsep Twitter yang hanya mengirimkan pesan melalui 140 karakter seperti halnya SMS (short message service). Mengapa Google tertarik?, karena konsep Twitter ini sejalan dengan konsepnya Google yang ingin menciptakan Real-Time Search, oleh sebab itu terciptalah Google Buzz. Dari gerak gerik Google tersebut terlihat selain ingin mendapatkan market share dalam social media, Google juga sedang mempersiapkan amunisinya untuk mewujudkan impiannya di dunia maya, sebagai penguasa dalam search engine dengan mengusungkan real time search engine.
Question: Apakah dengan hadirnya Google Buzz akan menggantikan peran Twitter?

Download ‘Perbandingan fitur Facebook, Twitter dan Google Buzz’ via SlideShare

10
Feb

Membuat Email Organization via Google Mail

Objective: Memberikan kemudahan dalam mengakses email tanpa harus membebani kapasistas server Anda dengan email perusahaan Anda.

Step by Step:

  1. Ketik, http://gmail.com
  2. Klik Gmail for Organization
  3. Klik Standard pada menu Other Google Apps editions
  4. Klik Get Started
  5. Klik pada Administrator: I own or control this domain, kemudian masukkan nama domain, dibawah ini contoh dari nama domain, setelah itu klik Get Started
  6. Mengisi informasi dan juga crosscheck pada *I understand that if…. Setelah itu dan klik Continue
  7. Membuat email account untuk admin, setelah itu scroll kebawah crosscheck i accept continue with set up
  8. Disarankan untuk memilih pada pilihan; Upload an HTML file… karena akan mudah dalam mengaktivasikannya, setelah itu click Continue
  9. Pada instruksi ini untuk dapat diverifikasi oleh Google, maka copy kode dari Google.
  10. Paste kode Google tersebut ke Notepad
  11. Save menjadi googlehostedservice.html
  12. Setelah itu masuk ke Web Contol Panel/CPanel hosting Anda (contoh CPanel ini menggunakan masterwebnet.com) dengan meletakkan googlehostedservice.html kedalam root domain Anda, Jika sudah dimasukkan, maka kembali ke Dasboard Google dengan klik I’ve completed the steps above.
  13. Anda telah berhasil dalam step ini, untuk mengaktifkan email Anda sesuai dengan domain Anda, maka yang harus Anda lakukan beberapa langkah dibawah ini.
  14. Buka Web Control Panel /CPanel hosting Anda kembali, dengan memilih menu Domain – Kelola Domain dan DNS – pilih Sunting DNS pada alamat domain Anda.
  15. Pilih Addon-gmail – klik Setting Default – Selesai
  16. Check kembali ke menu yang tadi, untuk memastikan bahwa Addon-gmail sudah aktif.
  17. Setelah itu, setting untuk alamat email Anda untuk aktifasinya dengan cara klik pada menu Domain – Kelola Subdomain, pilih Setting pada nama domain Anda
  18. Dan ganti MX Primer menjadi MX remote.
  19. Kembali ke Dashboard Google Apps dan klik Active email
  20. Klik I have completed these steps
  21. Selama proses updating sinkronisasikan email Anda dari Google Apps ini ke server Anda, setting alamat email Anda. Google akan memberikan default untuk alamat email Anda, tetapi Anda dapat merubahnya menjadi alamat email yang lebih mudah (contoh; webmail.gclubstudio.org)
  22. Google memberikan alamat default email, sebagai contoh disini http://mail.google.com/a/gclubstudio.org, tetapi Anda dapat merubahnya dengan klik Change URL
  23. Klik pada opsi yang kedua dengan memberikan nama yang unik untuk alamat emailnya. Jika menyewa hosting pada Masterwebnet.com, nama unik seperti MAIL sudah default dari Masterwebnet. Oleh sebab itu memberikan unik name selain mail, disini diberikan contoh menggunakan webmail dan akan menjadi jika ingin membuka email dengan alamat webmail.glcubstudio.org. Setelah itu jangan lupa untuk melanjuti dengan klik Continue >>
  24. Pada step ini Google mempunyai kode untuk CNAME alamat email Anda, dengan cara copy ghs.google.com
  25. Setelah mencopy ghs.google.com tersebut, buka CPanel Anda. Tambah kan record CNAME tersebut kedalam CPanel Anda, klik Domain  Kelola Domain dan DNS, scroll kebawah isi pada kolom Tambah record CNAME. Jika sudah mengisi jangan lupa klik tombol Tambah record CNAME – tekan tombol Selesai
  26. CNAME Anda berhasil diupdate
  27. Kembali ke Dasboard, dengan menekan tombol I’ve completed these steps.
  28. Anda telah selesai dalam membuat email organization dengan google mail, tunggu beberapa menit, setelah selesai silahkan mencoba dengan alamat email baru Anda, (contoh: webmail.gclubstudio.org). Dibawah ini adalah contoh Login untuk email Anda:

Download Tutor ‘Membuat Email Organization via Google Mail’ via Slideshare