Setelah menonton film Iron Man 2, saya sangat terkagum melihat teknologi yang dimiliki oleh Iron Man dan timbul pertanyaan dibenak saya, Apakah masa depan seperti itu? atau hanya trick visual effect belaka dalam film tersebut?. Jika merujuk dari segi pembuatan film tersebut, sudah tentu film tersebut tidak lepas dari visual effect yang sangat detail dan tidak luput dari teknologi 3D Animasi. Tetapi selain itu apakah teknologi yang ditampilkan dalam film tersebut dalam kenyataannya bener2 ada?
Jika ingin mencoba seperti gambar diatas klikdisini, yang terlebih dahulu install plugin AR pada Firefox
Yuks, kita cermati terlebih dahulu, yang kita ketahui perkembangan teknologi seperti pada mobile device yang setiap tahunnya mengalami perubahan yang sangat cepat, dari yang hanya sebagai komunikasi melalui voice dan SMS, hingga koneksi internet yang sudah menjadi basic standard pada setiap mobile device. Teknologi internet yang dahulu menggunakan kabel hingga wireless, bebas sesukanya koneksi dengan internet.
Teknologi yang sedang trend saat ini adalah teknologi touchscreen, seperti pada semua smartphone, seperti Blackberry, iPhone, Android dan lain-lain. Dan juga tidak kalah pentingnya baru – baru ini telah keluar teknologi eBook reader, seperti iPad dari Apple, Kindle eBook dari Amazon dan lain-lain yang sudah merambah kepada kemampuan multitasking dan interaktif pada interface-nya.
Pada kemajuan di perangkat lunak (software) terjadi perang OS (Operating System) yang pada era 90′an OS untuk PC (Personal Computer), seperti Linux, Windows dan Mac hingga sekarang berubah ke perang OS untuk smartphone, seperti Blackberry, Android, iPhone, Nokia dan lain-lain. Perubahan-perubahan tersebut mengarah kepada pemakaian secara individu secara maksimal.
Oke, setelah dicermati apa hubungannya dengan semua ini, kemajuan teknologi satu sama lain saling mengikat untuk mengarah kesempurnaan, kompleksitas menuju simplify. Dan dibawah ini salah satu teknologi yang terus dikembangkan yang sudah cukup lama diimpikan, yaitu Augmented Reality.
Apa sih teknologi Augmented Reality ini?
Disamping perkembangan dalam mobile device disatu sisi lain, ada teknologi yang disebut dengan Augmented Reality (AR), yaitu penggabungan antara dunia virtual dan nyata yang berinteraksi dalam 3D secara realtime yang menggunakan internet. Perangkat yang digunakan untuk mencoba teknologi ini, hanya sebuah kamera dan koneksi internet.
Apakah di Indonesia sudah menggunakan teknologi ini? Di Indonesia yang telah mencoba teknologi Augmented Reality adalah Teh Sosro (see on: YouTube), Kompas (see on: YouTube) dan LA. Lights (Marker). Walaupun masih tergolong dini teknologi ini difungsikan, tetapi teknologi ini kemungkinan dapat diimplementasikan kedalam berbagai fungsi, seperti untuk proses edukasi, presentasi prototype, informasi lokasi, games dan lain-lain.
Merujuk dari perkataan Carl Jung (salah satu psikologi dari Swiss) pernah mengatakan Your Perception is Your Projection, yang mempunyai makna, apa yang digambarkan oleh alam pikiran kita terutama alam bawah sadar (Unconscious Mind) merupakan proyeksi yang akan terwujud dimasa depan. Hal ini memungkinkan apa yang telah digambarkan pada film Iron Man, suatu saat dikemudian hari entah tahun depan atau 10 tahun kedepan teknologi tersebut akan terealisasi.
So, bagaimana dengan Anda? ada pemikiran yang lain? Ide yang lain? informasi yang lain? Share with us
Kabar gembira untuk yang Flash Minded, included me , dari sekian lama dengan berkutatnya peperangan antar mobile device dan aplikasi social media di online, akhirnya Adobe mengumumkan bahwa produknya akan mengeluarkan Adobe Flash CS 5 yang dapat terintegrasi dengan mobile apps. Salah satunya produk Adobe sudah dapat digunakan di mobile device seperti Android dan iPhone, yaitu Adobe Air yang menggunakan Flash Player 10.1. Google pun secara bisnis menjadi partner dari produk Adobe ini, seperti pada YouTube yang menggunakan teknologi Flash untuk videonya.
Setelah Steve Job mengeluarkan statement, Google Mantra ‘Don’t be evil’ is bullshit dan juga Adobe Flash is Lazy, the world is moving to HTML 5 pada saat launching iPad. Keesokan harinya Google memberikan informasi bahwa produk Google seperti Chrome sudah dapat mengimplementasikan HTML 5. Dan juga Adobe Flash mengumumkan bahwa teknologi Flash dapat diimplementasikan kedalam mobile device.
Untuk para developer yang sering membuat animasi / aplikasi menggunakan Flash dapat berkunjung di blog gotoAndLearn() untuk sebagai mencari referensi, tips dan trick tentang produk Flash ini. Jika ingin mengetahui dan mengetahui secara lebih jelas untuk memaksimalkan Flash pada mobilephone dapat dilihat pada Optimizing Mobile Content for the the Flash Platform.
Apakah yang akan berkembang pada dunia online pada tahun 2010? Jika dilihat dari perkembangan dunia online pada tahun sebelumnya hingga saat ini telah terjadi perubahan yang sangat cepat, terutama pada ruang lingkup social networking yang memfasilitasikan pada social media. Persaingan dunia online pada social media mencapai titik puncak (stagnant) dan sebagai pemenangnya adalah Facebook dan Twitter, walaupun banyak rupa pada social media, tetapi engine atau konsep yang digunakan sama dengan Facebook ataupun Twitter, yaitu mempromosikan pribadi/organisasi/perusahaan ke khalayak orang banyak.
Perubahan ini yang menjadikan perilaku konsumen online berubah (shifting) dari personal hingga berbaur dengan yang lain. Hal ini berhubungan dengan teori Abraham Maslow, yaitu pada tingkat ketiga pada teori tersebut adalah social & belonging. Hal ini menyebabkan mau tidak mau konsumen harus mengikuti trend tersebut dan menjadikan hal tersebut suatu kebiasaan dan gaya hidup (lifestyle). Dibawah ini adalah analysis dan prediksi yang kami rangkum dalam 3 kategori besar, antara lain:
Perilaku Konsumen Online
Social media seperti Facebook dan Twitter sudah menjadi sebuah kebiasaan, populasinya sudah meningkat dan pengguna social media memasuki Generation Y, tetapi masih banyak yang belum mengetahui pemakaian dari masing-masing social media tersebut.
Manfaat yang sangat penting dari Blog ataupun Wordpress adalah tersedianya RSS yang menjadikan informasi tersebut diterima langsung melalui email (subscriber) tanpa users harus mengunjungi website tersebut
Perilaku konsumen online sudah tidak terbiasa dengan konteks yang banyak (simple), melainkan hanya melihat informasi secara straight forward, dikarenakan informasi yang dihadapi setiap harinya datang dari berbagai source.
Bahasa di web sudah menjadi generalisasi, yang artinya bahasa apapun dapat dengan mudah dipahami dengan adanya translate web yang disesuaikan dengan bahasa yang kita pahami.
Perubahan konsumen lebih sering menggunakan fasilitas mobilephone dibandingkan dengan PC/Laptop.
Word of Mouth akan berubah menjadi Word of Mouse, karena jika ada informasi yang update/trend akan menjadi bubble informasi dari sumber manapun (buzz), seperti pada social media, blog, forum, Group pada Blackberry Messenger dan sebagainya.
Hardware & Software
Pertumbuhan yang sangat cepat terhadap smartphone seperti Blackberry, Android dan iPhone. Vendor ini juga membuat Operating System (OS) sendiri dan mulai secara perlahan OS pada windows mobile mengalami penurunan minat.
Teknologi wireless semakin meningkat dengan banyaknya product yang menawarkan modem wireless, seperti IM2, Telkom Flash, Smart dan lain-lain dengan harga yang bersaing (telah terjadi diversifikasi productdan menyebabkan harga product murah, kualitas semakin menurun).
Perkembangan aplikasi berbasis Java system sudah mulai memasuki ke area web apps yang semakin canggih dan terintegrasi antara PC dan mobilephone.
Teknologi animasi dengan Flash mengalami penurunan minat dikarena terlalu memakan bandwidth koneksi internet dan belum bisa diakses melalui mobilephone.
Pada persaingan harga terlihat jika product memiliki teknologi canggih dengan harga yang relatif wajar, maka akan merajai pasar (memiliki market share) dibandingkan product yang memiliki teknologi canggih dengan harga yang tidak wajar akan jarang diminati oleh pasa (niche market).
Prediksi 2010
Dikarenakan informasi di internet seperti benang kusut, maka Google sudah membuat system yang dikenal dengan Google Wave untuk mengatur dan memudahkan dalam pengelompokkan data, yang secara otomatis email yang diterima dari satu source akan terlihat menjadi satu kesatuan. Hal serupa sudah dilakukan oleh OS Blackberry pada pengelompokkan system email dan sms.
Akan memasuki era real time technology; teks, voice dan video online secara realtime dan terintegrasi. Jika hal ini terjadi, tidak menutup kemungkinan, yang biasa offline broadcast akan menjadi online broadcast, seperti radio online, TV online, Cinema Online dan lain-lain.
Persaingan didalam Operating System (OS) mobilephone dan juga perangkat kerasnya (hand held).
Tarif internet akan mengalami penurunan, dan provider/vendor harus siap-siap beralih ke Services Strategy, siapa yang mengusungkan service yang baik, mempertahankan kualitas yang baik dan menambah coverage area yang luas akan banyak diminati oleh konsumen.
Penggunaan internet akan merambah lebih cepat ke pelosok daerah.
Social media akan beralih ke perusahaan satu dengan perusahaan lainnya yang digunakan untuk internal; Corporate Relationship Management (CRM) dan external; Software as a Service (SaaS).
Smartphone dengan touch screen akan menjadi sebuah multifungsi sebagai kartu, seperti ID card, kartu kredit dengan system wave technology, Presto dan kartu lainnya.