Email Facebook: Menjengkelkan!
Bunyi beep di Blackberry berbunyi, menandakan ada suatu pesan atau chat yang masuk kedalam Blackberry Anda. Ketika pesan itu dibuka, Anda merasa jengkel dengan pesan tersebut. Dikarenakan pesan tersebut berasal direct message dari Facebook yang berisi sebuah iklan / promosi / informasi produk yang dikirimkan secara personal ataupun serentak dan Anda sendiri pun tidak mengenal yang mengirimkan pesan tersebut. Apa yang Anda lakukan terhadap pesan tersebut?
- Apakah langsung membuang pesan tersebut?
- Apakah didiamkan saja hingga mengotori ruang box pesan Anda?
- Apakah Anda membalas dengan antusias?
- Apakah Anda mengirim kembali pesan tersebut dan memberitahukan bahwa untuk tidak mengirimkan kembali pesan tersebut?
Jika dilihat dari fungsi pesan yang ada di Facebook, pada dasarnya sama halnya dengan pesan email. Tetapi fungsi dasar pada pesan di Facebook adalah suatu tools untuk mengirimkan pesan kepada relasi / orang yang kita kenal tanpa harus membuka account email Anda. Oke, mari kita diskusikan dan kita tuangkan dalam kasus dibawah ini.
Perilaku user online ‘berjualan’ menggunakan email
Mini Case 1: Jika Anda memiliki milis/forum dan Anda sering mendapat pesan melalui email dengan subject: WTS: Produk A Harga Promo. Didalam pesan tersebut berisikan spesifikasi, harga dan diikuti dengan kalimat ‘jika tertarik via japri (jalur pribadi)’. Pasti Anda tahu betul bagaimana menanggapinya untuk proses selanjutnya. Jika tertarik dengan produk tersebut maka akan memulai komunikasinya melalui japri/direct message setelah itu tukar-tukaran nomor telephone dan akhir berlanjut bertemu untuk melihat dan bertransaksi.
Mini Case 2: Saat ini Facebook bukan saja hanya sebagai mencari teman, bernostalgia, CLBK, reunion, main games dan lain-lain, tetapi Facebook sudah dijadikan menjadi tempat untuk berjualan yang hanya dengan bermodalkan gambar produk yang dibarengi dengan status update, atau dengan men-tag teman-teman dekat / relasi, secara otomatis informasi produk tersebut akan diketahui oleh kita. Jika tertarik dengan produk tersebut, maka akan menanyakan lebih detail via email Facebook ke penjual, jikalaupun tidak kenal, terlebih dahulu meng-invite untuk menjadi temannya, yang sebelumnya mencari referensi dari teman yang dikenalnya. Setelah itu akan mengirimkan pesan yang berisikan lebih jauh tentang produk, keberadaan dan kebenarannya dari penjual produk tersebut. Atau dengan cara lain meminta bantuan kepada teman yang dikenalnya untuk membelikan produk tersebut. Dan selanjutnya jika menyukai akan berkomunikasi dengan handphone / sms dan akhirnya terjadilah transaksi.
Kegiatan perilaku user online yang berada di milis / forum sama halnya dengan yang ada di Facebook dalam konteks ini, yaitu seni dalam ‘berjualan’. Kata kuncinya adalah dipublikasikan terlebih dahulu, trust (percaya satu sama lainnya) kemudian berlanjut ke proses transaksi. Pembeda antara forum/milis dengan Facebook adalah di forum / milis mempunyai persamaan diantara user; seperti hobby, satu perkumpulan, satu pokok pembahasan dan lain sebagainya. Sedangkan Facebook terdapat berbagai bermacam-macam orang dengan perilaku yang berbeda – beda.
Dari 2 kasus diatas, maka yang harus dipahami dalam mengirimkan pesan melalui email Facebook, sebagai berikut:
- Email Facebook lebih baik digunakan untuk mengirimkan informasi sesama teman yang dikenal dalam bentuk private ataupun bergroup (lebih dari satu).
- Email Facebook lebih baik digunakan untuk layanan service (after sales service).
- Email Facebook lebih baik digunakan untuk pengingat kegiatan pada Event Group / Invitation.
- Email Facebook bisa digunakan sebagai private chat thread, sama halnya dengan menu Discussion pada Facebook Group.
- Email Facebook tidak disarankan mengirimkan informasi tentang produk/promo tanpa ada proses perkenalan ataupun pembelian terlebih dahulu (konfirmasi).
- Email Facebook tidak disarankan mengirimkan ancaman yang berupa terror.
Nah, sekarang giliran Anda untuk menjawab pertanyaan diatas, apa yang Anda lakukan terhadap jika mendapat pesan email berupa promo iklan di Facebook? atau mempunyai opini yang lain? Share with us.